DESAIN SISTEM PERINGATAN DINI ZONA RAWAN LONGSOR DENGAN PENERAPAN SENSOR KELEMBABAN DAN GETARAN PADA TANAH

Adi Susilo, Didik R. Santoso, Arief Rachmansyah, Yulvi Zaika

Abstract


Salah satu bentuk upaya mitigasi bencana alam adalah pemasangan peralatan untuk peringatan dini. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem peringatan dini longsoran atau gerakan tanah. Untuk keperluan tersebut dirancang perangkatt elektronik  berupa gabungan sensor getaran dan kandungan air tanah. Sensor getaran dibuat dari accelerometer komersial jenis MMA 7260 QT dengan sensitivitas maksimum 800 mV/g. Sensor kedua dirancang berdasarkan prinsip kapasitif yakni pengukuran luaran tegangan yang dihasilkan dari perubahan kandungan air pada suatu obyek. Model longsoran dibuat pada suatu box dari bahan mika, dan material tanah dibuat dari campuran  kaolin dan pasir dengan kadar air bervariasi. Tanah dipadatkan dan membentuk lereng dengan kemiringan 75°, 65°, 60° dan 45°. Box yang berisi tanah diletakkan di atas suatu vibrator dengan skala tertentu. Untuk merekam longsoran yang terjadi dipasang video camera. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makin tinggi kemiringan suatu lapisan tanah (batuan), makin kecil skala getaran dan makin cepat pula waktu yang diperlukan untuk terjadinya longsoran dan sebaliknya.

 

One of mitigation effort for natural disaster is installing of early warning system in the high risk zone. The aim of this research is to develop an electronic device based on   vibration and water content sensors. Vibration sensor was made of a commercial accelerometer sensor MMA QT 7260. This sensor has four options sensitivity and the maximum sensitivity could reach 800 mV/g. The second sensor is designed based on the principle of capacitive, that work to measure the output voltage resulting from changes in water content. Landslide model was made in a plexyglass box and made of mixing between kaolinit and volcanic sand with different water content. The soil is compacted and like a escarpment with slope of 75°, 65°, 60°, and 45°. The box is placed on a vibrator, where 1 was the lowest and vice versa. To record the landslide process a video camera was set up. The result show that the higher the slope of the sediment, the lower of the scale of the vibrator and the smaller time to be used in occurring of the landslide, and vice versa


Keywords


tanah longsor;sistem sensor;getaran;kemiringan;kaolin dan pasir



DOI: http://dx.doi.org/10.31172/jmg.v12i3.110

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


PUBLISHED BY:

Pusat Penelitian dan Pengembangan

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)

» http://puslitbang.bmkg.go.id/jmg


Jurnal Meteorologi dan Geofisika

e-ISSN : 2527-5372

p-ISSN : 1411-3082

 

Address : 

Jl. Angkasa 1 No. 2 Kemayoran, Jakarta Pusat 10720

» Phone : (+6221) 4246321 ext 1900

» Fax :(+6221) 65866238

Email Coordinatorthomas.hardy@bmkg.go.id


Plagiarism Tools

     

  Creative Commons License

Jurnal Meteorologi dan Geofisika is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

INDEXING

 

JMG Indexed by: