KARAKTERISTIK LAPISAN TANAH BERPOTENSI LIKUIFAKSI BERDASARKAN RESISTIVITAS BATUAN DI DAERAH CILACAP

Thomas Hardy, Boko Nurdiyanto, Drajat Ngadmanto, Pupung Susilanto

Abstract


Salah satu metode geofisika yang dapat mengetahui profil penampang bawah permukaan untuk mengetahui potensi likuifaksi adalah metode resistivitas geolistrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran resistivitas lapisan tanah yang memiliki potensi likuifaksi di daerah Cilacap. Penelitian ini menggunakan 33 titik pengukuran resistivitas geolistrik dimana hasil analisis resistivitas ditampilkan dalam bentuk penampang melintang lapisan bawah permukaan. Analisis potensi likuifaksi berdasarkan resistivitas batuan dilakukan dengan mempertimbangkan informasi tingkat kepadatan relatif dan uji kekuatan (N-SPT) serta karakteristik batuan lepas. Nilai resistivitas di daerah penelitian berkisar antara 0.09 – 585Wm. Berdasarkan informasi geologi maka nilai resistivitas yang terukur di daerah penelitian menunjukkan litologi aluvium berupa pasir, kerikil dan kerakal (100 – 585 Wm), aluvium berupa lempung dan lanau (14 – 85 Wm), akuifer air (1.6 – 15 Wm), lapisan lempung (0.09 – 1.5 Wm), napal tufaan (6 – 95 Wm) serta pasir tufaan sisipan batupasir (1.3 – 8 Wm), yang merupakan satuan batuan dari Formasi Halang. Daerah Cilacap mempunyai potensi likufaksi yang relatif tinggi dikarenakan memiliki karakteristik fisik yang tersusun oleh endapan Kuarter dengan tingkat kepadatan dan sifat keteknikan tanah bawah permukaan dicirikan material sangat lepas hingga agak padat, memiliki muka air tanah yang dangkal, secara fisiografi berhadapan langsung dengan laut yang menyebabkan sedimen penyusunnya jenuh air, dan berada di lokasi yang rawan gempabumi besar.

 

One of the geophysical methods to determine subsurface cross-section profiles to determine the liquefaction potential is the geoelectric resistivity method. This study aims to describe the resistivity layer of soil liquefaction potential in Cilacap. This study uses 33 measurement points where the geoelectric resistivity analysis results are displayed in the subsurface cross-section profile. Analysis of liquefaction potency based on the resistivity of rock performed by considering relative density level information and strength test (N-SPT) and unconsolidated rock characteristics. Resistivity value in the study area ranged from 0.09 - 585 Wm. Based on geological information, the resistivity values measured in research area show lithology of alluvium i.e. sand, granule and pebble (100-585 Wm), alluvium i.e. clay and silt (14-85 Wm), aquifers (1.6 - 15 Wm), layer of clay (0.09 - 1.5 Wm), tuffaceous marl (6-95 Wm), inserted tuffaceous sandstone (1.3 - 8 Wm), all of which are Halang formation lithology. Cilacap area has the relative high liquefaction potential due to the physical characteristics composed by Quaternary sediment with density and subsurface soil engineering that very loose until rather dense, has a shallow groundwater-surface, in the physiographic located near the coast which water-saturated sediments constituent, and located in a great earthquake-prone location.

Keywords


resistivitas geolistrik;litologi;likuifaksi;Cilacap



DOI: http://dx.doi.org/10.31172/jmg.v16i1.262

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


PUBLISHED BY:

Pusat Penelitian dan Pengembangan

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)

» http://puslitbang.bmkg.go.id/jmg


Jurnal Meteorologi dan Geofisika

e-ISSN : 2527-5372

p-ISSN : 1411-3082

 

Address : 

Jl. Angkasa 1 No. 2 Kemayoran, Jakarta Pusat 10720

» Phone : (+6221) 4246321 ext 1900

» Fax :(+6221) 65866238

Email Coordinatorthomas.hardy@bmkg.go.id


Plagiarism Tools

     

  Creative Commons License

Jurnal Meteorologi dan Geofisika is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

INDEXING

 

JMG Indexed by: