ANALISIS INDEKS IKLIM UNTUK ASURANSI PERTANIAN TANAMAN PADI DI KABUPATEN CIREBON DALAM RANGKA ADAPTASI PERUBAHAN IKLIM

Trinah Wati, Woro Estiningtyas, Fatkhuroyan Fatkhuroyan

Sari


Analisis indeks iklim untuk asuransi pertanian tanaman padi telah dilakukan di empat kecamatan di wilayah Kabupaten Cirebon yaitu di kecamatan Gegesik, Susukan, Klangenan dan Babakan untuk mengurangi kerugian gagal panen akibat bencana iklim kekeringan. Analisis tersebut menggunakan dua metode yaitu metode Historical Burn Analysis (HBA) untuk kejadian kekeringan dan metode statistik korelasi antara curah hujan dengan produksi dan luas panen tanaman padi. Hasil analisis indeks iklim dengan parameter curah hujan berdasarkan metode HBA menghasilkan dua indeks yaitu indeks trigger dan indeks exit, indeks trigger merupakan besaran curah hujan sebagai batasan untuk pembayaran klaim asuransi yang dibayarkan sebagian dan indeks exit yaitu besaran curah hujan untuk pembayaran klaim asuransi dibayarkan penuh dengan indeks window(jendela waktu) bulan Juni hingga September. Indeks iklim berdasarkan korelasi curah hujan dengan produksi dan luas panen tanaman padi, diperoleh satu indeks exit yang merupakan batasan pembayaran klaim asuransi sepenuhnya dengan periode 5 tahun, 10 tahun dan 20 tahun yaitu masing-masing sebesar 317 mm, 242 mm dan 180 mm di kecamatan Gegesik dengan indeks window bulan Maret-April-Mei, sedangkan kecamatan lainnya memiliki korelasi yang lemah sehingga tidak dapat ditentukan besaran indeks exitnya.


Analysis of climate indices for paddy crop agricultural insurance was conducted for four subdistricts of Cirebon district namely Gegesik, Susukan, Klangenan and Babakan, to reduce crop failure due to drought as climate disaster. The analysis employed two methods : the Historical Burn Analysis (HBA) of drought and statistical method which analyzed the correlation between rainfall with paddy crop yield and harvest areas. The HBA method resulted in two kind of indices : trigger index and exit index. Trigger index is the treshold of rainfall for the insurance claim with partial payment while exit index is the rainfall treshold for full payment of the insurance claim with window indices during June to September. Another method resulted in only one index : exit indices values during 5, 10 and 20 years period of insurance that were 317 mm, 242 mm and 180 mm in Gegesik with window indices during March-April-May periods. Unfortunately, exit indices for other subdistricts could not be determined because of the weak correlation between its rainfall with yield and harvest areas of paddy crop.

Kata Kunci


agricultural insurance, Cirebon, climate indices, paddy crop

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.