RELOKASI HIPOSENTER GEMPABUMI MENGGUNAKAN METODE TELESEISMIC DOUBLE DIFFERENCE UNTUK ANALISIS POLA TEKTONIK DI WILAYAH LAUT MALUKU

Tio Azhar Prakoso Setiadi, Supriyanto Rohadi, Nova Heryandoko

Sari


Relokasi hiposenter gempabumi penting dilakukan untuk mendapatkan lokasi gempabumi dengan ketelitian yang tinggi, analisa pola tektonik, studi model struktur kecepatan, dan analisis seismisitas untuk studi global maupun studi lokal. Metode relokasi yang digunakan adalah metode teleseismic Double-Difference yang menggunakan model kecepatan seismik 3D. Penelitian ini dilakukan dengan merelokasi gempabumi yang terjadi di sekitar wilayah Laut Maluku. Jumlah gempabumi yang direlokasi adalah sebanyak 7042 dari 8845 gempabumi. Hasil dari relokasi hiposenter menggunakan teleseismic Double-Difference menunjukkan hiposenter yang lebih baik, yaitu gempabumi dengan kedalaman tertentu (fixed depth = 10 km) telah terelokasi dan distribusi hiposenter yang didapat menunjukkan pola penunjaman yang berasosiasi dengan zona subduksi di wilayah Laut Maluku.


Earthquake relocation is important to be applied for obtaining high resolution of earthquake location, analyzing tectonic setting, studying velocity structure model, and anlyzing global and local studies of seismicity. One of the relocation methods was teleseismic Double-Difference method which use 3D seismic velocity model. This research has been conducted by relocating the earthquake that occurred in the Mollucas Sea. We relocated 7042 of the 8845 earthquakes. Results of the hypocenter relocation using teleseismic Double-Difference show a better hypocenter, so earthquakes with a certain depth (fixed depth = 10km) has been relocated and the distribution of hypocenter relocation may indicate the tectonic phenomenon such as subduction in Mollucas Sea.

Kata Kunci


teleseismic Double Difference, relocation, Moluccas Sea

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.