KARAKTERISTIK PASANG SURUT DI PERAIRAN PAMEUNGPEUK, BELITUNG, DAN SARMI BERDASARKAN METODE ADMIRALTY

Eko Supriyadi, Siswanto Siswanto, Widodo Setiyo Pranowo

Abstract


Penentuan konstanta harmonik pasang surut, datum dan tipe pasang surut air laut sangat dipengaruhi oleh lokasi, posisi bulan dan matahari yang mempunyai nilai periode tersendiri setiap waktunya. Penelitian ini mengunakan data observasi pasang surut perairan Pamengpeuk, Belitung dan Sarmi bulan Juni 2016 yang diperoleh dari Badan Informasi Geospasial (BIG). Dalam artikel ini, konstanta harmonik pasang surut dihitung menggunakan metode Admiralty.  Analisis menghasilkan 8 konstanta harmonik yang selanjutnya digunakan untuk menentukan bilangan Form dan datum muka air perairan tersebut.  Karakterisasi bilangan Form menunjukkan bahwa wilayah perairan Pamengpeuk dan Sarmi memiliki tipe pasang surut campuran condong harian ganda sedangkan perairan Belitung memiliki tipe pasang surut harian tunggal. Sedangkan karakterisasi datum menggunakan analisis elevasi tinggi muka laut didapatkan hasil pada perairan Pamengpeuk. Belitung, dan Sarmi masing-masing memiliki tinggi muka air tertinggi pada saat pasang purnama yaitu 2,14 m; 3,56 m; dan 3,59 m.  Tinggi muka air terendah pada saat surut purnama masing-masing memiliki nilai 0,32m; 0,39; dan 1,70 m.


Keywords


Karakteristik pasang Surut, Tiper Pasang Surut, Metode Admiralty, Bilangan Form, Datum

References


Hutabarat, S. 1986. Pengantar Oseanografi. UI Press, Jakarta.

Supangat. 2003. Pengantar Oseanografi. Pusat Riset wilayah laut dan sumberdaya non-hayati, Jakarta.

Supangat, A. dan Susana. Pengantar Oseanografi. Departemen Kelautan dan Perikanan.

Stewart, R. H. 2008.Introduction to Physical Oceanography. Department of Oceanography. Texas A &M University, (17):300 – 308

Bishop, J. M. 1984. Applied Oceanography.

Pariwono. 1989. Gaya penggerak Pasang Surut. P3O – LIPI. Jakarta.

Glen, 1977. Commander The Admiralty Method of Tidal Prediction. International Hydrographic Review. Monaco. LIV (1)

Schwartz, M.L. 2005. Encyclopedia of Coastal Science. Springer.

Admiralty Tide Tables Indian Ocean and South China Sea (Including Tidal Stream Tables). 2001. United Kingdom Hydrographic Office. Vol.3

Badan Standarisasi Nasional. 2010. Survei Hidrografi MenggunakanSinglebeam Echosounder SNI 7646: 2010.

Supriyono. 2015. Analisa dan Perhitungan Prediksi Pasang Surut Menggunakan Metode Admiralty dan Metode Least Square (Studi Kasus Perairan Tarakan dan Balikpapan). Jurnal Chart Datum.

Ramdhan, M. 2011. Komparisasi Hasil Pengamatan Pasang Surut di Perairan Pulau Pramuka dan Kabupaten Pati dengan Prediksi Pasang Surut Tide Model Driver. Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Hicks, Steacy Dopp. 2006. Understanding Tides. NOAA.




DOI: http://dx.doi.org/10.31172/jmg.v19i1.518

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


PUBLISHED BY:

Pusat Penelitian dan Pengembangan

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)

» http://puslitbang.bmkg.go.id/jmg


Jurnal Meteorologi dan Geofisika

e-ISSN : 2527-5372

p-ISSN : 1411-3082

 

Address : 

Jl. Angkasa 1 No. 2 Kemayoran, Jakarta Pusat 10720

» Phone : (+6221) 4246321 ext 1900

» Fax :(+6221) 65866238

Email Coordinatorthomas.hardy@bmkg.go.id


Plagiarism Tools

     

  Creative Commons License

Jurnal Meteorologi dan Geofisika is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

INDEXING

 

JMG Indexed by: