POLA TINGGI GELOMBANG DI LAUT JAWA MENGGUNAKAN MODEL WAVEWATCH-III

Ayu W. Pramita, Denny N. Sugianto, Indra B. Prasetyawan, Roni Kurniawan, Alfan S. Praja

Abstract


Laut Jawa merupakan wilayah Perairan Indonesia yang menarik untuk dikaji, karena perairan ini mempunyai sumber daya hayati laut yang besar terutama untuk perikanan laut. Sampai saat ini, hasil dari model gelombang menjadi alat utama dalam memberikan informasi prakiraan tinggi gelombang laut, kondisi ini dikarenakan oleh terbatasnya peralatan observasi lapangan untuk memperoleh data gelombang di lautan. Studi ini dilakukan bertujuan untuk memahami pola tinggi gelombang di Laut Jawa dengan menggunakan model gelombang Wavewatch-III, dan untuk mengetahui akurasi data model Wavewatch-III dengan data observasi. Berdasarkan hasil luaran model Wavewatch-III, tinggi gelombang signifikan (Hs) di Laut Jawa selama periode Musim Barat (DJF) diperoleh bekisar antara 0,2 m – 1 m, dengan arah dominan gelombang laut dari Barat, pada periode Musim Peralihan I (MAM), tinggi gelombang signifikan di Laut Jawa berkisar antara 0,4 m – 0,8 m dan arah dominan gelombang laut berasal dari Tenggara menuju ke Barat laut, pada Musim Timur (JJA), tinggi gelombang signifikan di Laut Jawa berkisar antara 0,6 m – 1,4 m, dengan arah dominan gelombang laut berasal dari Tenggara menuju ke Barat laut, dan pada Musim Peralihan II (SON), tinggi gelombang signifikan di Laut Jawa berkisar antara 0,2 m – 0,4 m, dengan arah dominan gelombang laut berasal dari tenggara menuju ke Barat. Puncak tinggi gelombang signifikan di Laut Jawa terjadi pada saat Musim Timur (JJA). Hasil perbandingan model Wavewacth-III dengan model ECMWF menunjukkan bahwa Wavewatch-III mempunyai performa yang bagus dengan nilai CF sebesar 0,04, dan nilai error sebesar 35,5%. Sedangkan perbandingan model Wavewatch-III terhadap data observasi, diperoleh nilai korelasi yang rendah, yaitu hanya 0.32 dan nilai Hs dari model Wavewatch-III lebih tinggi dari observasi.

 

The Java Sea is an interesting part of Indonesian waters to be studied, because it has a great of marine biological resources, especially for marine fisheries. Until now, wave model data has become the main tool for providing sea wave height information, this condition is caused by the limited observation equipment to obtain ocean data. This study aims to understand the sea wave height patterns in the Java Sea using the Wavewatch-III model, and to determine the accuracy of the Wavewatch-III model data with observation data. Based on the output of the Wavewatch-III model, the significant wave height (Hs) in the Java Sea during the West Season period (DJF) obtained a range between 0.2 m - 1 m, with the dominant direction of the sea wave from the West, in the Transition Season I (MAM) period, the significant wave height in the Java Sea obtained a range between 0.4 m - 0.8 m, and the dominant direction of sea waves comes from the Southeast to the Northwest, in the East Season (JJA), significant wave height in the Java Sea obtained a range between 0.6 m - 1.4 m, with the dominant direction of sea waves coming from the Southeast to the Northwest, and in the Transition II (SON), significant wave height in the Java Sea obtained a range between 0.2 m - 0.4 m, with the dominant direction of sea waves coming from the Southeast to the West. The significant wave height peaks in the Java Sea occur during the East Season (JJA). The results of Wavewacth-III comparison with ECMWF, obtained a good correlation value, while comparison with observational data, obtained a low correlation value, and the wave height value of Wavewatch-III is higher than observation. The results of the comparison of the Wavewacth-III model with the ECMWF model show that Wavewatch-III has good performance with a CF value of 0.04, and an error value of 35.5%. While the comparison of the Wavewatch-III model to the observation data, a low correlation value is obtained, which is only 0.32 and the Hs value of the Wavewatch-III model is higher than the observation.


Keywords


Tinggi Gelombang, Wavewatch-III, Laut Jawa

References


Ardiyani, W. J., Iskandar, B. H., & Wisudo, S. H., “Estimasi Jumlah Kapal Penangkap Ikan Optimal Di WPP 712 Berdasarkan Potensi Sumber Daya Ikan”, ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut, 3(1), 95-104, 2019.

Dede, M., Sewu, R. S. B., Yutika, M., & Ramadhan, F. Analisis Potensi Perekonomian Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan serta Pertambangan dan Penggalian di Pantura Jawa Barat. https://doi.org/10.31227/osf.io/mc2t6. Prosiding Seminar Nasional Epicentrum 5.5: Optimalisasi Sumber Daya Alam Matra Darat dan Matra Lautan untuk Ketahanan Pangan dan Kesehatan dalam Konteks Nasionalisme. 2018.

Kurniawan, Roni, D.S. Permana, Suratno dan M.N. Habibie. Verifikasi Luaran Model Gelombang Windwaves-05 Dengan Satelit Altimeter. Jurnal Meteorologi Dan Geofisika Vol. 14 No. 3, 2013 : 149-158, Puslitbang BMKG, Jakarta, 2013.

World Meteorolgical Organization (WMO). Guide to Wave Forecasting and Analysis, WMO-No. 702, Secretariat of the World Meteorological Organisation, Geneva Switzerland: Author. 1998.

Tolman, H. L. User manual and system documentation of WAVEWATCH-III version 3.14. Environmental Modeling Center. Marine Modeling and Analysis Branch. NCEP. https://polar.ncep.noaa.gov/mmab/papers/tn276/MMAB_276.pdf. 2009.

Isniarny, Nadya. “Pemanfaatan Data Angin Dari Model GFS Untuk Prediksi Tinggi Gelombang (windwaves) Menggunakan Model Wavewatch-III (Studi Kasus di Selat Sunda)”. Skripsi, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB, Bandung. 1998.

National Center for Environmental Prediction (NCEP)–NOAA. http://www.mmm.ucar.edu/

US Geological Survey (USGS). (http://www.usgs.gov/)

Habibie, M N., D.P. Permana dan Suratno. “Simulasi Gelombang Ekstrim Akibat Swell Di Indonesia Menggunakan Model Wavewatch-III”. Jurnal Meteorologi Dan Geofisika, Vol. 14 No. 2, 2013: 99-108 . 2013.

Koo, Soyeon & Kim, Seungkeun & Suk, Jinyoung & Kim, Youdan & Shin, Jongho. “Improvement of Shipboard Landing Performance of Fixed-wing UAV Using Model Predictive Control”. International Journal of Control, Automation and Systems. 10.1007/s12555-017-0690-1. 2018.

Pandia, F. S., Sasmito, B., & Sukmono, A. Analisis Pengaruh Angin Monsun Terhadap Perubahan Curah Hujan Dengan Penginderaan Jauh (Studi Kasus: Provinsi Jawa Tengah). Jurnal Geodesi Undip, 8(1), 278-287. 2019.

Sugianto, Denny N. “Model Distribusi Kecepatan Angin dan Pemanfaatannya Dalam Peramalan Gelombang di Laut Jawa”. Disertasi Program Doktor Teknik Sipil Universitasi Diponegoro, Semarang. 2014.

Sugianto, Denny N., M. Zainuri, A. Darari, Suripin, S. Darsono and N. Yuwono. “Wave Height Forecasting Using Measurement Wind Speed Distribution Equation In Java Sea”. International Journal of Civil Engineering and Technology (IJCIET) Volume 8, Issue 5, May 2017, pp. 604 – 619. 2017.




DOI: http://dx.doi.org/10.31172/jmg.v21i1.609

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


PUBLISHED BY:

Pusat Penelitian dan Pengembangan

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)

» http://puslitbang.bmkg.go.id/jmg


Jurnal Meteorologi dan Geofisika

e-ISSN : 2527-5372

p-ISSN : 1411-3082

 

Address : 

Jl. Angkasa 1 No. 2 Kemayoran, Jakarta Pusat 10720

» Phone : (+6221) 4246321 ext 1900

» Fax :(+6221) 65866238

Email Coordinatorthomas.hardy@bmkg.go.id


Plagiarism Tools

     

  Creative Commons License

Jurnal Meteorologi dan Geofisika is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

INDEXING

 

JMG Indexed by: