DETEKSI POTENSI GERAK VERTIKAL ATMOSFER DI ATAS WILAYAH BANDUNG DAN SEKITARNYA

Endarwin Endarwin

Abstract


Pada penelitian ini deteksi potensi gerak vertikal atmosfer di atas wilayah Bandung dan sekitarnya telah dicoba dilakukan. Upaya untuk mendeteksi potensi keberadaannya dilakukan dengan memanfaatkan terdapatnya konvergensi atau pengaruh kondisi orografi yang menjadi salah satu sebab dari timbulnya gerak vertikal tersebut. Melalui upaya interpolasi data angin pada arah horisontal (2D) di beberapa ketinggian yang berbeda untuk 9 waktu pengamatan pada bulan Oktober 2003, dilakukan analisis hodograf untuk menentukan indikasi kemampuan olahan data angin dalam mendeteksi potensi gerak vertikal, analisis divergensi untuk mengetahui terdapatnya konvergensi serta analisis vortisitas relatif untuk mengetahui terdapatnya pengaruh kondisi orografi. Setelah melalui analisis hodograph, hasil dari analisis divergensi dan vortisitas relatif selanjutnya dibandingkan dengan kondisi awan yang terjadi yang ditunjukkan oleh data MT-SAT kanal inframerah sebagai representasi akibat  adanya gerak vertikal.  Berdasarkan perbandingan kedua analisis tersebut  menunjukkan bahwa analisis vortisitas relatif dapat mendeteksi adanya potensi gerak vertikal  di atas wilayah penelitian  dengan cukup signifikan sedangkan analisis divergensi  sebaliknya. Hal tersebut menunjukkan bahwa gerak vertikal yang terjadi lebih didominasi oleh pengaruh kondisi orografi.  Tingkat korelasi rata-rata deteksi potensi gerak vertikal yang diperoleh melalui analisis vortisitas relatif adalah 64 % dan hal tersebut sekaligus juga menunjukkan bahwa olahan data angin yang digunakan dapat berfungsi dengan cukup baik.

 

An attempt to detection the atmosphere vertical motion potency on Bandung and its around as the investigation area has been carried out. The investigation was done by utilize the convergence or orographic influences that caused the vertical motion. The wind data in regular points was found by horizontal interpolation of wind observation that observed in some places for 9 observation time in October 2003 as the first step and then was done the hodograph analysis to determine the ability of horizontal interpolation result to detection vertical motion potency, divergence analysis to detection the convergence and relative vorticity analysis analisis to detection the orographic influences. Base on the comparing of divergence and relative vorticity analysis with the MT-SAT data, they show the relative vorticity analysis can detect vertical motion potency on investigation area with significantly result whereas the divergence analysis is the opposite. This result gives indication that the vertical motion on the investigation area more dominated by orographic influences as the main cause.  Finally, the mean accuracy of detection vertical motion potency by relative vorticity analysis is 64 % and this result also show that the wind data in regular points by interpolation can be used well.


Keywords


vertical motion;hodograph;divergence;relative vorticity



DOI: http://dx.doi.org/10.31172/jmg.v11i1.61

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


PUBLISHED BY:

Pusat Penelitian dan Pengembangan

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)

» http://puslitbang.bmkg.go.id/jmg


Jurnal Meteorologi dan Geofisika

e-ISSN : 2527-5372

p-ISSN : 1411-3082

 

Address : 

Jl. Angkasa 1 No. 2 Kemayoran, Jakarta Pusat 10720

» Phone : (+6221) 4246321 ext 1900

» Fax :(+6221) 65866238

Email Coordinatorthomas.hardy@bmkg.go.id


Plagiarism Tools

     

  Creative Commons License

Jurnal Meteorologi dan Geofisika is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

INDEXING

 

JMG Indexed by: