PENGELOMPOKKAN POLA CURAH HUJAN YANG TERJADI DI BEBERAPA KAWASAN P. SUMATERA BERBASIS HASIL ANALISIS TEKNIK SPEKTRAL

Eddy Hermawan

Abstract


Makalah ini berisi informasi tentang pentingnya pengelompokkan pola curah hujan yang terjadi di beberapa stasiun penakar curah hujan yang tersebar di P. Sumatera. Hal ini penting dilakukan mengingat kawasan P. Sumatera, umumnya didominasi oleh pola curah hujan Monsunal dengan osilasi dominan sekitar satu tahunan yang dikenal dengan istilah AO (Annual Oscillation). Dengan metode/teknik analisis spektral, maka akan dianalisis apakah benar hampir semua kawasan di Sumatera berpola curah hujan seperti itu. Hasil analisis terhadap tiga puluh tiga stasiun penakar curah hujan yang tersebar di Sumatera Barat selama kurang lebih tujuh tahun pengamatan periode Januari 1986 hingga Desember 1992 menunjukkan bahwa diantara tiga puluh tiga stasiun tersebut, memang benar dua puluh empat diantaranya menunjukkan osilasi satu tahunan (AO). Hal serupa, juga dialami oleh sebagian besar stasiun penakar curah hujan yang tersebar di Sumatera bagian selatan, khususnya kota Palembang. Namun, ada juga beberapa kawasan di Sumetera Barat khususnya yang justru menunjukkan osilasi setengah tahunan yang dikenal dengan istilah SAO (Semi Annual Oscillation). Penjelasan lebih lanjut tentang apa itu osilasi AO dan SAO, termasuk penjelasan tentang metode/teknik spektral yang digunakan, yakni FFT (Fast Fourier Transform) kami bahas secara detail dalam full makalah ini.

 

This paper contains an information about the importance of grouping patterns of rainfall which occurred at several measuring stations that scattered at Sumatera Island. This is important considering the area of Sumatera Island, generally dominated by monsoonal rainfall pattern with about a dominant annual oscillation known as AO (Annual Oscillation). With the methods/techniques of spectral analysis, it will be analyzed whether it was true almost all the regions in Sumatra, the rainfall pattern like that. The results on the thirty-three measuring stations scattered in Western Sumatera for approximately seven years of observation period January 1986 to December 1992 showed that among the thirty-three stations, it was true, the  twenty-four of them showed an annual oscillation (AO). Similarly, also experienced by most of the rainfall stations that scattered  in Southern Sumatra, especially at Palembang city. However, there are also several areas in the Western Sumatera, they show semiannual oscillation known as the SAO (Semi-Annual Oscillation). Further explanation about what it is oscillating AO and SAO, including an explanation of the spectral analysis methods/ techniques that we used spectral, that is FFT (Fast Fourier Transform), we discuss in detail in this full paper.


Keywords


spectral technique;rainfall pattern;AO;SAO



DOI: http://dx.doi.org/10.31172/jmg.v11i2.67

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


PUBLISHED BY:

Pusat Penelitian dan Pengembangan

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)

» http://puslitbang.bmkg.go.id/jmg


Jurnal Meteorologi dan Geofisika

e-ISSN : 2527-5372

p-ISSN : 1411-3082

 

Address : 

Jl. Angkasa 1 No. 2 Kemayoran, Jakarta Pusat 10720

» Phone : (+6221) 4246321 ext 1900

» Fax :(+6221) 65866238

Email Coordinatorthomas.hardy@bmkg.go.id


Plagiarism Tools

     

  Creative Commons License

Jurnal Meteorologi dan Geofisika is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

INDEXING

 

JMG Indexed by: