EVALUASI KEHANDALAN SIMULASI INFORMASI PRAKIRAAN IKLIM MUSIMAN MENGGUNAKAN METODE ROC (Kasus ZOM 126 Denpasar)

Yunus Subagyo Swarinoto

Abstract


Evaluasi keandalan simulasi informasi prakiraan iklim musiman dengan menggunakan metode Relative Operating Characteristic (ROC) dilakukan di ZOM 126 Denpasar. Data dasar yang digunakan adalah awal musim hujan yang diturunkan dari data total hujan dasarian. Awal musim hujan simulasi ditentukan berdasarkan pada simulasi Monte Carlo menggunakan distribusi normal terhadap data prediktor untuk bulan Juli (anomali suhu permukaan laut Nino3.4, anomali suhu permukaan laut IODM, anomali suhu permukaan laut wilayah Indonesia) dan sebagai prediktan adalah awal musim hujan dasarian. Awal musim hujan observasi rata-rata di ZOM 126 Denpasar diketahui jatuh pada dasarian 29. Untuk normal awal musim hujan digunakan toleransi 1 (satu) dasarian, sehingga normal terjadinya awal musim hujan di ZOM 126 Denpasar adalah dasarian 28-30. Kejadian awal musim hujan sebelum dasarian 28-30 ditentukan sebagai lebih cepat terjadi (Early Onset, E). Sebaliknya jika awal musim hujan terjadi setelah dasarian 28-30 ditentukan sebagai lebih lambat terjadi (Later Onset, L). Luas kurva di bawah garis ROC ditengarai sebagai tingkat keandalan prakiraan awal musim hujan di ZOM 126 Denpasar. Hasil menunjukkan bahwa tingkat keandalan simulasi prakiraan awal musim hujan di ZOM 126 Denpasar diperoleh 75% untuk terjadinya awal musim hujan lebih cepat (E) dan 74% untuk terjadinya awal musim hujan lebih lambat (L).

 

The accuracy of seasonal rainfall prediction using Relative Operating Characteristic (ROC) had been done for Seasonal Forecast Area (SFA) 126 Denpasar. Based on 10-day rainfall data, the onset of rainy season observation could properly be determined. Tthe onset of rainy season simulation or prediction was provided by using the Monte Carlo simulation method based on normal distribution assumption. The predictors used are Nino34 SST anomaly, IODM SST anomaly, and Indonesia SST anomaly for July. The predictant in this case is onset of rainy season. The onset of rainy season in SFA 126 Denpasar commonly occurs the 29th of 10-day based on 1981-2000 data series. Giving a 10-day tolerance, the average of rainy season onset occurs between 28th – 30th of 10-day as a Normal onset. Rainy season onset occurences before 28th - 30th of 10-day is considered as Early (E) onset. Others are designated as Later (L) onset. Further step, based on contingency tables of E and L onsets, ones are able to compute the values of Hit Rates (HR) and False Alarm Rates (FAR). The area below ROC curve shows the accuracy of the onset of rainy season prediction. Results show that accuracy of rainy season onset prediction in SFA 126 Denpasar is 75% for Early onset and 74% for Later onset.


Keywords


Dasarian; False Alarm Rate; Hit Rate; Awal musim; ROC; Musiman; SFA



DOI: http://dx.doi.org/10.31172/jmg.v11i2.71

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


PUBLISHED BY:

Pusat Penelitian dan Pengembangan

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)

» http://puslitbang.bmkg.go.id/jmg


Jurnal Meteorologi dan Geofisika

e-ISSN : 2527-5372

p-ISSN : 1411-3082

 

Address : 

Jl. Angkasa 1 No. 2 Kemayoran, Jakarta Pusat 10720

» Phone : (+6221) 4246321 ext 1900

» Fax :(+6221) 65866238

Email Coordinatorthomas.hardy@bmkg.go.id


Plagiarism Tools

     

  Creative Commons License

Jurnal Meteorologi dan Geofisika is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

INDEXING

 

JMG Indexed by: