PEMBUATAN MODEL SEDERHANA PENGARUH GAS CO2, SO2 DAN NO2 TERHADAP TINGKAT KEASAMAN AIR HUJAN

Agusta Kurniawan

Abstract


Telah dilakukan pembuatan model sederhana menggunakan pengaruh gas CO2,SO2 dan NO2 terhadap tingkat keasaman (pH) air hujan. Pengukuran gas Co2, SO dan NO dilakukan dengan metode monitoring terus-menerus. Gas CO diukur dengan instrumen 2 Picarro analyzer G1301 dengan metode CRDS, gas NO2 diukur dengan instrumen TS42-TL dengan metode Chemiluminescence, sedangkan gas SO2 diukur dengan instrumen TS43i-TLE dengan metode UV Fluorescence.Dari tiga macam gas tersebut muncul 7 macam skenario model. Besarnya pengaruh gas CO2, SO2 dan NO2 dihitung, kemudian dibandingkan dengan pH air hujan observasi. Besarnya nilai Korelasi Pearson digunakan sebagai indikator pemilihan skenario model yang sesuai. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa tingkat keasaman air hujan di SPAG Bukit Kototabang pada bulan April 2009 dipengaruhi oleh campuran gas CO2 dan gas NO2, pada bulan Mei 2009 dipengaruhi oleh gas CO2 saja, pada bulan Juni 2009 dipengaruhi oleh campuran gas CO2 dan gas SO2. Data tingkat keasaman air hujan bulan April, Mei dan Juni 2009 dibandingkan dengan model ini mengkonfirmasi bahwa kondisi udara di lingkungan sekitar SPAG Bukit Kototabang masih bersih.

 

Simple model has been created using effect of CO2, SO2 and NO2 on the level of rain water
acidity (pH). Measurement of gases (CO2, SO2 and NO2) are conducted using continuous
monitoring program. CO2 is measured by Picarro G1301 analyzer with CRDS method, NO2
is measured by TS42-TL analyzer with Chemiluminescence method, while SO2 gas is
measured with TS43i-TLE analyzer with UV Fluorescence method. Three kinds of gas make 7
different scenario models. The amount of the influence of CO2, SO2 and NO2 is calculated,
then acidy result from calcutation compared with its observation. Pearson correlation value
is used as an indicator of an appropriate selection of model scenarios. The results show that
acidity level of rainwater in GAW Bukit Kototabang Station in April 2009 was influenced by
a mixture of CO2 and NO2 gases, in May 2009 was affected by CO2 alone, in June 2009 was
influenced by a mixture of CO2 and SO2 gas. The Data of acidity level of rain water in April,
May and June 2009 compared with this model confirmed that air condition in environment
around of Bukit Kototabang GAW Station still cleanness.


Keywords


CO2;SO; NO; CRDS; Chemiluminance



DOI: http://dx.doi.org/10.31172/jmg.v12i1.82

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


PUBLISHED BY:

Pusat Penelitian dan Pengembangan

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)

» http://puslitbang.bmkg.go.id/jmg


Jurnal Meteorologi dan Geofisika

e-ISSN : 2527-5372

p-ISSN : 1411-3082

 

Address : 

Jl. Angkasa 1 No. 2 Kemayoran, Jakarta Pusat 10720

» Phone : (+6221) 4246321 ext 1900

» Fax :(+6221) 65866238

Email Coordinatorthomas.hardy@bmkg.go.id


Plagiarism Tools

     

  Creative Commons License

Jurnal Meteorologi dan Geofisika is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

INDEXING

 

JMG Indexed by: