PEMANFAATAN DATA LUARAN MODEL PRAKIRAAN CUACA CONFORMAL-CUBIC ATMOSPHERIC MODEL (CCAM) SEBAGAI INPUT MODEL GELOMBANG WIND WAVE-05

Roni Kurniawan, Suratno Suratno, Hastuadi Harsa, Muhammad Najib Habibie, Utoyo Ajie Linarka

Abstract


Pada kajian ini dilakukan uji coba pemanfaatan data model cuaca CCAM untuk dijadikan sebagai input model WindWave-05. Data kondisi awal yang digunakan adalah dari data GFS, NCEP-NOAA tanggal 20 dan 23 Oktober 2010, diperoleh data angin hasil luaran model CCAM pada sigma level 1 dan  GFS pada ketinggian 10 meter untuk  prediksi 7 hari per 6 jam (dari jam ke 0 sampai 168). Adapun wilayah kajian adalah 90°-141°BT dan 15°LS–12°LU. Hasil kajian diperoleh bahwa data CCAM dapat digunakan sebagai input WindWave-05. Hasil verifikasi visual dari luaran model WindWave-05 menggunakan input data GFS dan CCAM menunjukkan kemiripan pola spasial, namun diperoleh perbedaan intensitas nilai yang cukup besar, hal ini dapat disebabkan oleh perbedaan pengertian level ketinggian angin yang digunakan, dimana CCAM menggunakan sigma level 1 yang berada pada kisaran nol meter, sedangkan pada GFS level ketinggian angin 10 meter. Terkait dengan ketersediaan data, output CCAM dapat dijadikan sebagai alternatif untuk input Windwave-05, akan tetapi perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk memperoleh parameter angin yang lebih sesuai dan dilakukan validasi dengan data observasi.

 

This research accomplished the utilization of the CCAM output as input data for WindWave-05 model. The initial conditions data is the GFS NCEP-NOAA at 20 and 23 October 2010, and the wind data predictions from the CCAM model at sigma level 1 and GFS at 10 meters of altitude, for 7 days per 6 hours (from 0 to 168 hours), for the corresponding time scale. The coverage area of this study is 90°-141°E and 15°S-12°N. The results  showed that CCAM output can be used as input for WindWave-05. Visual verification method showed that the outputs of WindWave-05 have similar spatial patterns when using GFS and CCAM as input. The differences occured in the output of intensity values for each dataset. This occurred due to the difference of understanding the level of altitude winds that are used. CCAM used sigma level 1 to mesure the heights in the range of zero meters, while the GFS model used 10 meters of height. The results also proved that CCAM's output can be used as an alternative data for WindWave-05. Nevertheless, it is suggested to perform further research to obtain a more suitable, verified, and validated wind parameters according to the observation data.


Keywords


Model WindWaves-05;CCAM;Verifikasi



DOI: http://dx.doi.org/10.31172/jmg.v12i1.88

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


PUBLISHED BY:

Pusat Penelitian dan Pengembangan

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)

» http://puslitbang.bmkg.go.id/jmg


Jurnal Meteorologi dan Geofisika

e-ISSN : 2527-5372

p-ISSN : 1411-3082

 

Address : 

Jl. Angkasa 1 No. 2 Kemayoran, Jakarta Pusat 10720

» Phone : (+6221) 4246321 ext 1900

» Fax :(+6221) 65866238

Email Coordinatorthomas.hardy@bmkg.go.id


Plagiarism Tools

     

  Creative Commons License

Jurnal Meteorologi dan Geofisika is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

INDEXING

 

JMG Indexed by: