Survey Mikrozonasi Wilayah Kabupaten Banjar

 

 

 

 

 

 

 

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan selama pandemic Covid-19, tim survey Puslitbang BMKG yang terdiri atas 11 Peneliti, melaksanakan survey dan pengukuran dengan metode SPAC dan penelitian Geologi di Kota Banjar – Jawa Barat, sebagai bagian dari kegiatan Pengembangan Sistem Informasi Seismik Microzonasi dan Crowd Model.

Dikomandoi oleh Dr. Muzli (Peneliti Madya BMKG) dan Dr. Supriyanto Rohadi (Kepala Bidang Litbang Geofisika), tim survey juga mendapat bimbingan secara teknis dari Dr Wiwit Suryanto (UGM). Tim survey melaksanakan pengukuran selama 8 hari mulai tanggal 26 Oktober s/d 02 November 2020, dan memperoleh 6 lokasi pengukuran SPAC serta 37 titik pengamatan geologi.
Pengukuran SPAC dilakukan serentak oleh 4 tim kecil dan penelitian geologi oleh 1 tim kecil, dengan membawa peralatan seismograph, tantangan paling besar bagi tim survey adalah faktor cuaca (hujan) pada saat survey yang memiliki intensitas cukup tinggi di wilayah Kota Banjar.
Puslitbang BMKG juga turut menyampaikan terimakasih kepada BPBD Kota Banjar yang telah membantu kelancaran pelaksanaan survey.
Selanjutnya, data pengukuran akan diolah dan dikombinasikan dengan data lain oleh tim survey, untuk memperoleh peta yang menunjukkan tingkat kerentanan wilayah Kota Banjar apabila terjadi gempabumi yang bersumber dari patahan atau zona subduksi.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *